Rusa Di Kampus UI Dan Teori Evolusi

Melihat rusa-rusa di balhut antara stasiun UI dan FISIP UI, terutama dari kacamata awam, gwe ngerasa kasihan.

Rumputnya sudah habis, sekarang cuma tanah saja.

Hutan rindang di sekeliling kandang rusa menyebabkan sulitnya rumput baru untuk tumbuh karena menghalangi sinar matahari.

Terhalangnya sinat matahari menyebabkan tanah bekas hujan lebih lama keringnya,

dan beceknya itu menyebabkan rusa selalu kotor.

Tanah yang lembab juga menyebabkan rusa menderita penyakit jamuran di kulitnya.

Pokoknya jadi gak lucu banget deh! Padahal harusnya lewat situ ngerasa terhibur karena suara rusa yang berkeciap. (Oh iya, suaranya emang berkeciap, seperti burung. Serius. Bahkan gwe ngerasa suaranya mirip burung camar.)

Tapi gwe berpikiran positif. UI gitu loh.

Gwe rasa UI ingin membuktikan teori evolusi, berhubung ada fakultas MIPA dengan kajian biologi. Bahkan antropologi di FISIP aja mempelajari evolusi.

Misalnya: benarkah evolusi itu survival of the fittest. Mereka ingin melihat rusa menjadi jerapah untuk bertahan hidup tanpa rumput, berhubung sumber makanan tinggal dari daun-daun pohon tinggi. Yang gagal jadi jerapah ya mati.

Atau membuktikan kaitan evolutif rusa dengan burung camar?

Atau bahkan melihat potensi tumbuhnya tanaman perintis di tubuh rusa yang lembab?

Atau juga melihat ada tidaknya potensi kanibalisme di antara sesama rusa kelaparan?

Mari berpikir positif.

One thought on “Rusa Di Kampus UI Dan Teori Evolusi

  1. diny h says:

    meskipun rumput di kandang sudah habis, tapi asupan pakan rusa tetep terjamin kok.. karena ada petugas yang ngasih makan setiap pagi dan sore hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,304 other followers