Kimi No Yubisaki

Gak nemu apa arti judulnya. (abis nanya temen, arti yubisaki itu ujung jari)

Sore itu Makita dan Fujisawa menghabiskan waktu berdua, sekadar mengobrol, ngalor ngidul, tanpa topik. Sore itu sunyi, hanya terdengar suara gemuruh laut. Sesunyi tiap kata yang tercetus dari mereka berdua.

Walau hati mereka jauh dari sunyi.

Tapi tak keluar.

Satu-satunya hanya tanya Makita, “Kenapa kau pindah sekolah?”

Yang sebenarnya bukanlah sebuah pertanyaan, melainkan kalimat yang terus terngiang di kepala karena ketidakrelaannya.

Fujisawa hanya tersenyum dan menunduk, tak perlu ia jawab tanya yang telah berulang kali ia jawab hari-hari lalu.

Pembicaraan berhenti, tapi keduanya seakan ingin saling mencetuskan topik obrolan baru, tak henti-henti. Hingga topik yang sebelumnya pun tercetus lagi.

Tanpa sadar mereka menciptakan momen terakhir mereka.

Tanpa sadar,

tak terlihat,

namun ada.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,304 other followers